MAN 2 Samarinda Juarai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Timur

MAN 2 Samarinda Juarai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Timur

Samarinda (Madrasah) – “Tiada hari tanpa ukir prestasi”. Sebutan ini paling tepat dilekatkan pada MAN 2 Samarinda. Berdasarkan SK Gubernur Kalimantan Timur tertanggal 30 Desember 2020 di Samarinda, MAN 2 Samarinda ditetapkan sebagai juara 1 Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur untuk  jenjang SMA/SMK/MA. LSS Tingkat Provinsi Kalimantan Timur ini diikuti oleh seluruh sekolah dari tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/Mts, SMA/SMK/SMA. Penilaian LSS tingkat provinsi ini dilakukan oleh Tim Pembina UKS/M Tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada bulan November-Desember 2020. Hal-hal yang menjadi penilaian dalam LSS Tingkat Provinsi Kalimantan Timur adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan dan pengelolaan sekolah/madrasah sehat sesuai dengan ketentuan Juknis penyelenggaraan sekolah/madrasah sehat dari pusat. Tentunya, semua itu sudah diterapkan sejak lama di MAN 2 Samarinda. MAN 2 Samarinda selanjutnya akan mewakili Provinsi Kalimantan Timur dalam LSS Tingkat Nasional 2021.

Keberhasilan MAN 2 menjuarai LSS Tingkat Provinsi Kalimantan Timur tidak lepas dari kerjasama antara pengurus UKS/M, seluruh guru dan pegawai TU, serta siswa dan siswi MAN 2 Samarinda serta instansi lain yang terkait, seperti Puskesmas Samarinda Kota dan Tim Pembina UKS/M Kota Samarinda dalam menerapkan PHBS dilingkungan MAN 2 Samarinda. Ketua UKS/M MAN 2 Samarinda Eddelwys Ivone Liqa Oktaviano, mengatakan, ”Keberhasilan MAN 2 Samarinda menjuarai LSS tahun 2020 kemarin tidak lepas dari kebiasaan yang sudah dilakukan seluruh warga MAN 2 Samarinda dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat/PHBS dalam kehidupan sehari-harinya, serta fasilitas madrasah yang sangat mendukung dalam penerapan PHBS.”

Ketua UKS/M MAN 2 Samarinda juga berharap kepada seluruh warga MAN 2 Samarinda khususnya agar selalu menanamkan dan melaksanakan pembiasaan PHBS dalam segala aktivitas yang dilakukan di dalam maupun di luar madrasah,  dan bukan hanya untuk mengikuti LLS saja, tetapi sebagai kesadaran untuk hidup sehat dan memelihara lingkungan sehat. Berawal dari kebiasaan PHBS secara pribadi, nantinya akan menularkan ke orang-orang sekitarnya, ungkapnya. (Ded)

KOMENTAR